Thomas Edison, penemu lampu listrik, juga salah satunya perusahaan paling penting dalam sejarah. Apa kamu tahu kenapa? Ada dua premis yang menyebabkan seseorang dikategorikan sebagai wirausaha: mereka dapat menciptakan sesuatu yang mendasar bagi kehidupan masyarakat, atau memiliki visi pasar yang baik (untuk mengubah sesuatu yang sudah jadi menjadi penjualan yang sukses). Melalui dua poin ini, kita memiliki definisi yang hampir sempurna tentang karier Thomas Edison.
Dia adalah seorang anak ajaib, mampu mendirikan laboratorium pada usia 10 tahun untuk melakukan eksperimennya. penemuan kembali teknologi. Ia menghabiskan sebagian masa remajanya mencoba membesarkan anak, selalu diawasi oleh ayahnya. Beruntungnya kita, karena saat ini kita bisa menikmati kreasi yang menggunakan benda-benda Edison sebagai alasnya (seperti bola lampu pintar), sang ayah tidak mampu menahan kreativitas pemuda itu, tidak peduli seberapa keras dia berusaha. Berkat ini, saat ini kami memiliki camcorder, semua jenis lampu, dan teknologi yang berasal dari lebih dari seribu paten Edison sepanjang hidupnya.
Pada tahun 1876, pada usia 29 tahun, Thomas Edison membuka laboratorium penelitian di Menlo Park, New Jersey di AS, tempat yang memiliki salah satu penemuan terbesar abad ini: lampu pijar pertama komersial. Jadi, 14 tahun kemudian, dia menciptakan Perusahaan Listrik Umum Edison. Pada periode yang sama, pesaing Charles A. Coffin, Thomson-Houston Company, muncul sebagai perusahaan inovatif lainnya di sektor ketenagalistrikan. Ini adalah awal dari perselisihan sengit di pasar.

Dengan berkembangnya kedua perusahaan tersebut, maka tugas membangun instalasi listrik hanya menggunakan masing-masing perusahaan teknologi yang dipatenkan, sehingga, pada tahun 1892, Thomas Edison dan Charles A. Coffin meresmikan merger perusahaan mereka, menciptakan Perusahaan Umum Listrik – sama yang Anda ketahui dari peralatan rumah tangga masa kini. Agar GE dapat terbentuk dan berkembang, GE menerima investasi dari JP Morgan, seorang visioner yang mengidentifikasi kejeniusan unik dalam diri Thomas Edison. Perpaduan antara penemu dan pengusaha menunjukkan kepada penemu Amerika sebuah konsep bisnis yang belum ia ketahui.
Laboratorium penelitian pertama GE didirikan pada tahun 1900, di sebuah gudang kecil dekat rumah ilmuwan industri dan chief engineer perusahaan, Charles Proteus Steinmetz. Dia meyakinkan perusahaan untuk menciptakan ruang di mana mereka dapat terus mengembangkan solusi inovatif di bidang penerangan dan kelistrikan. Keputusan tersebut menghasilkan proses ekspansi mendasar bagi perusahaan. Sejak awal berdirinya, laboratorium penelitian ini telah menghadirkan banyak teknologi kepada pelanggan secara langsung.
Selama bertahun-tahun, investasi perusahaan telah membuahkan hasil. Ilmuwan General Electric telah mengumpulkan ribuan paten dan dua Hadiah Nobel: Irving Langmuir memenangkan Hadiah Nobel Kimia (tahun 1932) dan Ivar Giaever Hadiah Nobel Fisika (tahun 1973). Saat ini, GE, yang didirikan oleh Thomas Edison, memiliki lebih dari 3 karyawan dan 5 unit penelitian mutakhir, yang berlokasi di negara-negara seperti Amerika Serikat, India, Tiongkok, Jerman, dan Brasil.
Apakah Anda menikmati mempelajari kisah penemu Amerika yang mengubah arah teknologi, menciptakan landasan bagi apa yang kita kenal sekarang? Beritahu kami!
Temukan lebih lanjut tentang Showmetech
Daftar untuk menerima berita terbaru kami melalui email.